Minggu, 15 Januari 2012

Tugas 4 ISD (Pelapisan Sosial dan Perilaku Masyarakat)

Manusia sebagai individu selalu berada ditengah-tengah masyarakat, perilaku individu dalam kelompok ataupun tindakan terhadap orang lain bisa positif atau sebaliknya yaitu tindakan negatif diantaranya: Menolong (helping), Setiap iindividu saling ketergantungan satu sama lain dalam hal tolong menolong dikarenakan manusia atau individu itu sendiri bersifat sosial yaitu saling membutuhkan satu sama lain atau hubungan timbal balik antar individu, sebagai contoh ; seorang calon bupati akan membutuhkan bantuan warganya untuk mendapatkan suara terbanyak sehingga calon bupati itu menjadi seorang bupati. Setelah calon bupati menjadi bupati, beliau diberikan tanggung jawab untuk menolong warga dengan cara mewujudkan aspirasi warganya. Kerja sama (cooperation), Untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial, jalannya kegiatan harus diorganisir agar acara bakti dsosial dapat berjalan dengan baik dan terstruktur. Biasanya tiap tiap tugas ditanggung jawabkan oleh satu kelompok yang dianggotakan beberapa orang. Tiap tiap kelompok harus menjalankan tugasnya dengan baik agar acara dapat berjalan dengan baik pula, dalam hal ini kerja sama antar angota kelompok dan antar kelompok sangat dibutuhkan karna pada dasarnya tiap tiap kelompok itu saling ketergantungan untuk mencapai tujuan mereka bersama yaitu berjalannya acara bakti sosial itu. kompetisi (competition), Pada dasarnya setiap infividu akan salalu berlomba untuk mencapai kejayaannya sebagai contoh; para pegawai sebuah perusahaan akan berlomba untuk mencapai target kerja terbesar untuk mendapatkan sebuah pangkat dan upah kerja yang memuaskan. konflik (conlikct), Sebagai contoh ; Para mahasiswa melakukan aksi tawuran untuk menyelesaikan konflik diantara mereka padahal sebuah konflik juga dapat diselesaikan dengan jalur musyawarah Dalam kehidupan masyarakat selalu dijumpai keadaan yang sangat bervariasi dan dengan keadaan yang tidak sama. Pada sisi lain setiap manusia mengidam-idamkan adanya kesamaan, dalam agama mengajarkan bahwa setiap manusia mempunyai kesamaan derajat. Di badan dunia pun menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melakat pada dirinya, terbukti adanya Universal Declaration of Human Right. Masyarakat merupakan kumpulan dari beberapa individu, individu individu yang bembentuk masyarakat tidaklah semua berasal dari latar belakang yang sama tetapi merupakan percampuran individu individu dari latar belakang dan asal yang berbeda. Hal inilah yang menyebabkan adanya kelompok sosial, dengan kelompok sosial inilah penyebab terjadinya pelapisan sosial. Pelapisan masyarakat sendiri merupakan beberapa individu yang memiliki kedudukan(status) yang sama menurut ukuran masyarakatnya, dapat dikatakan berada dalam suatu lapisan atau sratum. Pelapisan masyarakat ada bahkan semenjak belum mengenal tulisan , pelapisannya terbentuk sebagai berikut : Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan pembedaan hak dan kewajiban Adanya kelompok kelompok pemimmpim suku yang berpengaruh dan memiliki hak hak istimewa Adanya pemimpin yang saling berpengaruh Adanya orang orang yang dikucilkan diluar kasta dan orang diluar perlindungan hukum Adanya pembagian kerja didalam suku itu sendiri Adanya pembedaan ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum Terdapat 2 proses terjadinya pelapisan sosial Terjadi dengan sendirinya Proses pelapisan sosial berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Individu individu yang berada dalam lapisan sosial bukanlah kesengajaan yang disusun oleh msyarakat itu melainkan berjalan dengan sendirinya Terjadi disengaja Sistem pelapisan sosial ini terjadi untuk mencapai tujuan bersama. Sistem organisasi yang disusun dengan cara ini menggunakan 2 sistem Sistem fungsional dan sistem saklar

Masyarakat Kota

Masyarakat kota yang juga sering dikenal dengan urban community lebih ditekankan pada ciri ciri kehidupannya, bukanlah lagi hanya sekedar sandang pangan dan papan melainkan lebih kearah gaya hidup dan pandangan sosial masyarakat itu sendiri.terdapat cici ciri yang menonjol pada masyarakat kota, antara lain : 1. Kehidupan keagamaan yang terjadi pada masyarakat kota cenderung berkurang, hal ini dikarenakan masyarakat kota lebih mementingan kehidupan duniawinya. 2. Masyarakat kota pada umumnya mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung dengan orang lain dengan kata lain masyarakat kota lebih memilih kehidupan yang individualisme. 3. Masyarakat kota membagi pekerjaan dengan lebih tegas, pekerjaan dan aktivitas warga warga kota memperngaruhi ruang lingkup pergaulan mereka sebagai contoh pegawai negeri lebiih banyak bergaul dengan rekannya diabanding dengan pedagang kaki lima atau pelajar. 4. Kemungkinana untuk mendapat kan pekerjaan lebih besar dibanding dengan masyarakat desa. Pembagian kerja pada masyarakat kota sudah lebih meluas karna sudah ada macam macam kegiatan industri. 5. Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan, menyebabkan bahwa interaksi interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan dari pada faktor pribadi. 6. Jalan kehidupan yang cepat di kota kota yang mengakibbatkan pentingnya faktor waktu bagi masyarakat kota. 7. Perubahan sosial terlihat jelas dikota, hal ini dikarenakan kota terbuka menerima perngaruh dari luar. Oleh karna itu dikota banyak ditemui kebudayaan yang berabeka ragam. Sumber : Harwantiyoko, Neltje F.Katuuk ; 19197 ; MKDU Ilmu Sosial Dasar ; Universitas Gunadarma ; Jakarta

Negara dan Warga Negara

Negara adalah organisasi dari sekumpulan masyarakat atau kelompok yang mendiami suatu wilayah tertentu dan mengakui adanya pemerintahan yang mengatur tata tertib dan aturan dari organisasi tersebut. Terdapat beberapa teori pembentukan suatu negara adapun teori teori itu antara lain Teori Hukum Alam( dalm massa Plato dan Aristoteles), Teori Ketuhanan (Islam+Kristen), Teori Perjanjian (oleh Thomas Hobbes). Ada beberapa proses pembentukan negara, proses tersebut dapat berupa penaklukan, peleburan(fusi), pemisahan diri, pendudukan suatu wilayah yang belum memliki kepemerintahan. Ada dua bentuk negara ada yang berupa federation atau negara serikat, ada juga yang berbentuk negara kesatuan(unitari state). Indonesia merupakan salah satu negara yang berbentuk negara kesatuan. Unsur penting suatu negara salah satunya adalah rakyat tanpa rakyat suatu negara hanyalah ada dalam angan angan saja. Dalam hubungan ini rakyat diartikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan dalam rasa persatuan yang mendiami suatu wilayah. Yang menjadi warga negara indonesia telah dijelaskan pada UUD 1945 berikut; Pasal 26 ayat (1) yang menjadi warga negara adalah orang orang bangsa indonesia asli dan orang orang bangsa lain yang disahkan dengan undang undang sebagainwarga negara. Ayat (2) syarat syarat mengenai kewarganegaraan ditetetapkan dengan undang undang. Hak dan kewajiban seorang warga negara telah ditetapkan dalam UUD 1945, berikut adalah pasal pasal yang mengatur hak dan kewajiban seorang warga negara.  Pasal 27, ayat (1) Segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Pada ayat (2) tiap tiap warga negara berhak atar oekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.  Pasal 28, Kemerdekaan berkeserikatan dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan sebagainya ditetapkan denngan undang undang  pasal 30, ayat (1) Hak dan Kewajiban Warga Negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara, ayat (2) pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang undang Terdapat beberapa cara untuk memperoleh kewarganegaraan: 1. Asas Kelahiran - Ius Soli (Menurut Tempat Kelahiran) Penentuan status kewarganegaraan seseorang berdasarkan tempat dimana ia dilahirkan. Seseorang yang dilahirkan di negara A maka ia menjadi warga negara A, walaupun orang tuanya adalah warga negara B.Asas ini dianut oleh negara Inggris, Mesir, Amerika dll. - Ius Sanguinis (Menurut Keturunan/Pertalian Darah) Penentuan status kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan dari negara mana seseorang berasal Seseorang yg dilahirkan di negara A, tetapi orang tuanya warga negara B, maka orang tersebut menjadi warga negara B.(dianut oleh negara RRC) 2. Naturalisasi Suatu perbuatan hukum yang dapat menyebabkan seseorang memperoleh status kewarganegaraan, Misal : seseorang memperoleh status kewarganegaraan akibat dari pernikahan, mengajukan permohonan, memilih/menolak status kewarganegaraan  Naturalisasi biasa Naturalisasi ini dapat diberikan apabila syarat-syarat untuk menjadi warga negara telah terpenuhi  Naturalisasi istimewa Naturalisasi ini dapat diberikan bagi mereka (warga asing) yang telah berjasa kepada negara dengan penyataan sendiri (permohonan) untuk menjadi warga negara, atau dapat diminta oleh negara itu sendiri. Sumber: H. Achmad Muchji, Drs., MM., dkk. ; 2007; Pendidikan Kewarganegaraan; Universitas Gunadarma; Jakarta

Masyarakat Desa


Terdapat beberapa pengertian desa menurut para ahli. Adapun para ahli mengemukakan sebagai berikut :
Sutarjo  Kartohadikusuma, Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan itu sendiri.
Menurut Bintaro, desa merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik dan kultural yang terdapat disuatu daerah dalam hubungannya dan pengaruh secara timbal balik dengan daerah lain.
Menurut Paul H.Landis, desa adalah suatu daerah yang penduduknya kurang dari 2.500 jiwa dengan ciri ciiri sebagai berikut :
  1. Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal antara ribuan jiwa
  2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan.
  3. Mata pencaharian warganya adalah agraris yang paling umum dan yang sangat dipengaruhi alam.
Masyarakat desa ditandai dengan ikatan perasaan yang kuat antar warganya dikarenakan biasanya warga desa masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan warga yang lain, penyebeb lainnya adalah karna beranggapan sama sama  anggota masyarakat yang memiliki hak dan kewajiban yang sama terhadap keselamatan dan ebahagiaan yang sama didalam masyarakat.
Yang menjadi ciri ciri masyarakat desa:
*     Didalam masyarakat pedesaan diantara warganya mempunyai hubungan yang mendalam.
*     Sistem kehiidupannya umumnya berkelompok atas dasar kekeluargaan (paguyuban).
*     Sebagian besar warga pedesaan  bekerja dalam sektor pertanian, pekerjaan selain dari itu bbiasnya hanya sebagaii pekerjaan sampingan.
*     Masyarakatnya homogen, dalam bidang mata pecaharian, adat istiadat, adama dan sebagainnya.
Pada umumnya masyarakat kota mmenganggapa desa sebagai wilayah yang memiliki ketentraman tinnggi hal ini dikarenakkan masyarakat desa itu seniri tidak memiliki waktu sibuk atau sesibul masyarakat kkota. Disisi lain, diluar dari pandagan masyarakat kota terhadap masyarakat desa sebenarnya desa merupakan tempat  yang memiliki banyak gejala gejala sosial seperti konflik(ppertegkaran), kontraversi(pertentangan), dan kompetisi(persiapan).. Terdsapat beberapa unsur penting yang m,embangun desa yaitu daerah, penduduk dan tata kehidupannya.



Sumber :
Harwantiyoko, Neltje F.Katuuk ; 19197 ; MKDU Ilmu Sosial Dasar ; Universitas Gunadarma ; Jakarta

Kamis, 24 November 2011

Tugas Isd 2

Individu Keluarga,dan Masyarakat

Dalam kehidupan kita kenal ada tiga karakter dan lingkungan yang dimiliki oleh manusia, yaitu  individu, keluarga, dan masyarakat. Individu berasal dari bahasa latin “Individium” yang memiliki arti tidak terbagi. Dalam ilmu social paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwannya yang majemuk memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu tidak hanya memiliki peranan khas da dalam lingkungan social tetapi juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah spesifik dirinya, misalnya : Seseorang menentukan sendiri bagaimana ia bertingkah laku, bagaiman ia berfikir dan bagaimana ia mnelesaikan masalah.
Keluarga adalah kelompok pertama yang dikenal oleh individu. Setiap individu umumnya melakukan interaksi pertama kali dengan keluarga, maksudnya adalah seorang individu yang baru lahir akan berinteraksi dan mengenal keluarganya dahulu sebelum akhirnya berinteraksi dan mulai mengenal sekitarnya. Keluarga sangat berpengaruh terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudah terjun langsung di masyarakat. Contoh dari karakteristik yang dapat dibentuk dalam lingkungan keluarga adalah Seorang anak yang Keluarganya tidak harmonis akan sangat mungkin untuk masuk kedalam pergaulan bebas begitupun sebaliknya Seorang anak yang telah masuk kedalam pergaulan bebas dengan dorongan keluarga mampu keluar dari pergaulan tersebut.
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang sudah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama sama dalam lingkungannya yang berada diluar individu dan keluarga. Contoh dari interaksi individu dengan masyarakat : Seseorang polisi dan warga sekitar mengikuti perlombaan yang diselenggarakan dilingkungan rukun tetangga.
“Seseorang polisi” itu merupakan individu, orang orang yang berada dalam lingkungan rukun tetangga adalah masyarakat, adapun perlombaan yang telah diselenggarakan merupakan interaksi ang terjadi antara individu dan masyarakat.

Tugas ISD 1


 Kemampuan Akademis Profesional, dan Personal

Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan, diantaranya : kemampuan akademis, kemampuan profesional, dan kemampuan personal. Kemampuan akademis terbagi menjadi 2 yaitu gifted dan talented, Istilah gifted ditujukan untuk orang yang memiliki kemampuan akademis (secara umum) yang tinggi. Misalnya, seseorang  yang  mendapatkannya skor IQ yang tinggi pada pengerjaan tes kecerdasan/intelegensi (terkait: IQ Tidak Sama dengan Kecerdasan), sedangkan talented adalah kemampuan seseorang yang unggul dalam bidang akademis yang khusus (seperti matematika, bahasa), juga bidang seni, musik, dan drama. Contoh orang yang talented adalah seseorang yang unggul dalam bidang akademik, khususnya matematika sehingga mendapatkan penghargaan atas kemampuan akademiknya.
Kemampuan profesional mirip dengan talented, kemampuan ini dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau keterampilan yang khusus seseorang untuk melaksanakannya , efisien ( teratur ) dan memperlihatkan keterampilan tertentu . Seorang profesional dijelaskan sebagai seseorang individu atau kelompok yang melakukan sesuatu pekerjaan / profesi / bidang dengan menggunakan keahlian , efisiensi atau keterampilan yang diperlukan dalam bidang yang digelutinya dan ia melibatkan pembayaran yang lebih dimana pekerjaan yang dilakukan secara profesional itu merupakan mata pencarian dan pekerjaan tetapnya. Contoh dari kemampuan professional adalah seorang hakim mengadili sebuah kasus pembunuhan dan mengadili tersangka dengan seadil adilnya tanpa pandang bulu, tanpa membedakan tersangka adalah kerabat atau bukan.
Kemampuan personal disebut sebagai keterampilan orang atau keterampilan komunikasi. Keterampilan personal melibatkan menggunakan keterampilan seperti mendengarkan secara aktif , ini termasuk delegasi dan kepemimpinan. Kemampuan ini adalah seberapa baik anda berkomunikasi dengan seseorang dan seberapa baik Anda berperilaku atau membawa diri. Keterampilan personal mengacu pada algoritma mental dan komunikatif diterapkan selama komunikasi sosial dan interaksi untuk mencapai efek-efek tertentu atau hasil. Kemampuan ini dapat dilihat dari seberapa besar EQ yang dia miliki, seseorang dengan IQ tinggi belum tentu memiliki EQ yang tinggi seperti yang telah dijelaskan mengenai kemampuan personal diatas EQ juga mengacu pada mental dan emosi seseorang. Contoh : Seseorang yang memiliki IQ dan kemampuan Profesional yang tinggi tetapi memiliki Kemampuan dan EQ yang rendah saat dia mengalami kegagalan akan cendrung menyalahkan keadaan dan tidak mau bangkit dari keterpurukan. Tetapi seseorang dengan EQ dan kamampuan personal yang tinggi dia cenderung bangkit dari keterpurukan dan memperbaiki kegagalan yang pernah dialaminya.

Keluarga Dalam Kehidupan Individu

Keluarga adalah suatu kelompok primer yang paling penting dalam suatu hubungan yang terjadi pada manusia atau individu, hal itu dikarenakan Interaksi seorang individu dimulai atau diawali dengan interaksi pada keluarga setelah melakukan pengenalan diri barulah individu melakukan interaksi pada kelompok yang lebih luas lagi yaitu masyarakat. Karena Hubungan dan interaksi individu dengan keluarga sangat penting bagi pola tingkah serta fikir individu maka interkasi serta hubungan baik sangat dibutuhkan didalamnya. Didalam suatu hubungan keluarga terdapat fungsi keluarga (Suatu pekerjaan atau tugas tugas yang harus dikerjakan didalam dan oleh keluarga itu) beberapa golongan fungsi keluarga anara lain :
       Á            Fungsi Biologis
       Á            Fungsi Pemeliharaan
       Á            Fungsi Ekonomi
       Á            Fungsi Keagamaan
       Á            Fungsi Sosial
Hubungan Biologis anggota keluarga sangat mempengaruhi riwayat kesehatan seseorang. Seseorang yang memiliki memiliki penyakit buta warna biasanya memiliki anak yang buta warna juga. Kesamaan gen dalam ikatan keluarga juga dapat membantu pendonoran organ organ vital contoh : Sseorang yang memliki penyakit gagal ginjal dapat mendapatkan donor ginjal dari anggota keluarganya.
Keluarga dapat berfungsi sebagai pemelihara maksudnya disini adalah ketika salah seorang anggota keluarga sakit maka anggota keluarga yang lain dapat menjaganya. Pemeliharaan disini juga dapat berarti bahwa setiap anggota keluarga dapat saling mengingatkan jika salah seorang anggota keluarga keluar dari aturan-aturan dalam keluarga tersebut.
Fungsi ekononi dari sebuah keluarga adalah mengatur keuangan setiap anggota kelouarga, sebagai contoh seorang ibu harus mampu mengatur keuangan keluarganya dari uang saku anak, hinga untuk belanja bahan makanan sehari-hari.
Fungsi keagamaan maksudnya biasanya orangtua mewarisi agama dalam pola tingkah anak sehari hari sehingga anak mendapat pelajaran religius yang diturunkan oleh orangtuanya. Biasanya Orangtua mewarisi agama terhadap anak anaknya.
Fungsi Sosial ini maksudnya Keluarga berfungsi sebagai media sosialisasi pertama individu. Setiap pola tingkah individu sangat dipengaruhi oleh keadaan social didalam keluarga. Keluarga sangat penting dalam hal pengajaran secara emosional, keluarga mampu menciptakan suasana yang harmonis sehingga mencipakaan emosional individu yang cenderung lebih terkontrol tetapi keluarga juga mampu menciptakan individu dengan tingkat EQ yang rendah.